REKAN HEWAN


Tahun 2001 pertama kalinya kena gigit kucing di dengkul. Secara kebetulan, tepat di saat komik Spiderman bootleg sedang saya simak. Secara polos, saya takut sekaligus penasaran apakah saya akan mendapatkan kekuatan super atau tidak. Pada akhirnya (tentu saja), tidak. Setelah menggigit saya, kucingnya sendiri entah kemana.

Waktu kita skip ke tahun 2011. Salah satu kucing yang diurus tetangga mengeong di teras rumah. Dalam keadaan bonyok, kalau dimaknai dramatis seolah meminta tolong. Saya kemudian menolongnya. Singkat cerita, 9 tahun berlalu. Tahun 2020 silam kucing tersebut mati. Meninggalkan generasi ketujuh dari keluarga besar yang dia pimpin di rumah saya.

Kucing pada foto berikut dari generasi ketujuh. Bisa dibilang, secara tidak langsung sudah menjadi rekan terkini saya.



Nakal, penuh akal dengan rasa ingin tahu yang besar. Memiliki kekurangan berupa ketidakmampuan mengeong normal. Kentutnya bau, sekaligus secara ironis memiliki standar kebersihan paling 'rigid' di antara kucing lainnya. Tampan dengan motif bulu dan anatomi sempurna. 
Tidak bernama, pun saya tidak berniat memberi nama. Karena dari dulu saya tidak pernah merasa memelihara kucing. Hanya memberi perhatian sesuai urgensi.

Comments

Popular posts from this blog

THE FATHER CANINE

SIMPANG JALAN

THE BEST FATHER